WooCommerce vs Magento, Mana yang Lebih Baik?

Support on Okt 17, 2021 in Information

Saat membuat website untuk e-commerce bisnis, Anda dapat memilih untuk membuat sendiri atau menggunakan jasa web developer. Nah, bila Anda memilih untuk membuat sendiri, Anda dapat menggunakan CMS (Content Management System) yang memungkinkan Anda untuk membuat website tanpa harus memahami koding.
CMS (Content Manajemen System) adalah sebuah perangkat lunak atau sistem yang mengatur konten pada situs web, bisa situs web yang berupa company profile, e-commerce, blog, forum, dan lainnya.

CMS dapat anda gunakan meskipun anda tidak mengetahui mengenai pemrograman sama sekali. CMS juga menyediakan template layaknya WordPress. CMS merupakan salah satu solusi yang cocok bagi anda yang ingin mengembangkan situs tanpa harus belajar lebih dalam mengenai bahasa pemrograman. Tidak perlu khawatir, anda tetap bisa untuk mengeksplor dan dapat membangun website sesuai dengan kebutuhan anda dan tidak kalah dengan tampilan sebuah website menggunakan proses coding.

Namun, dalam memilih CMS sering kali pebisnis memperhitungkan fitur tambahan bebas biaya untuk menunjang kenyamanan pelanggan. Terdapat dua opsi CMS yang kerap digunakan pebisnis, yakni WooCommerce dan Magento, sebab ini merupakan platform terbuka yang dapat diunduh dan diakses secara gratis oleh siapa saja.

Lantas, di antara WooCommerce vs Magento, mana yang lebih baik? Simak artikelnya berikut:

Harga

Dari segi biaya, WooCommerce lebih rendah dibanding Magento. Terdapat beberapa opsi paket hosting yang dapat dipilih sesuai anggaran. Anda juga dapat menemukan plugin gratis sebagai alternatif ekstensi berbayar.

Sedangkan, Magento hadir dalam dua edisi, yakni komunitas dan commerce. Pada komunitas, Anda dapat mengunduh langsung dari penyedia hosting mana pun secara gratis. Yang kedua, ada Magento Commerce yang menyediakan paket berbayar dengan cloud hosting. Harga paket tersebut memang tidak tercantum di website, namun biayanya terbilang mahal sebab hadir dengan cloud hosting berkualitas, fitur tambahan, dan dukungan dari profesional.

Kemudahan Penggunaan

Di antara keduanya, WooCommerce lebih mudah digunakan karena instalasi yang lebih sederhana dan penyedia hosting pun dapat langsung memasang fitur bersamaan dengan WordPress. Selain itu, WooCommerce memiliki panduan untuk pengaturan awal, seperti membuat halaman, mengatur pembayaran, memilih mata uang, dan menyediakan informasi terkait opsi pengiriman dan pajak.

Sebagai platform e-commerce, Magento memiliki fitur bawaan yang dapat langsung digunakan. Namun sayangnya, hal ini lebih kompleks digunakan bagi pengguna baru karena terdapat beberapa istilah yang hanya dipahami oleh developer websites. Selain itu, sebagian besar penyedia hosting tidak menawarkan installer yang telah terintegrasi dengan Magento.

Tema dan Add-on

Keduanya hadir dengan kumpulan tema dan add-on yang bermacam-macam sehingga Anda bebas melakukan kustomisasi. Namun, dari segi jumlah, WooCommerce lebih unggul sebab memiliki 29.000+ teman dan add-on yang dapat digunakan. Pada Magento, Anda mengalami keterbatasan opsi (hanya 5.000+) sehingga harus benar-benar memilih mana fitur yang tepat untuk bisnis.

Pilihan Pembayaran

Magento dan WooCommerce menyediakan opsi pembayaran dari dua payment gateway bawaan, yakni PayPal dan Stripe. Namun, pada WooCommerce, Anda tidak dikenakan biaya apa pun apabila menggunakan payment gateway pihak ketiga, sehingga bisnis dapat menerima pembayaran dari kartu kredit, PayPal, cek, hingga transfer bank.

SEO

Bila Anda ingin meningkatkan trafik organik pada bisnis, fitur SEO menjadi salah satu fitur yang perlu Anda perhatikan. Pada WooCoomerce, terdapat beberapa teknik, plugin, dan add-on yang bisa langsung terintegrasi untuk mengoptimalkan kinerja SEO produk. Mulai dari opsi produk, tema, deskripsi, gambar dan media lainnya.

Sedangkan, pada Magento, terdapat fitur meta tags for products and home pages, image optimization, canonical tags for categories and products, dan edits of robot.txt files yang telah menggunakan Bahasa Indonesia.

Keduanya merupakan platform e-commerce yang dapat digunakan untuk membuat toko online. Namun, terdapat beberapa perbedaan mendasar antara WooCommere dan Magento. Bila pangsa pasar Anda besar, Anda dapat menggunakan WooCommere yang terhubung dengan WordPress sehingga lebih mudah digunakan dan tidak membutuhkan biaya banyak. Sedangkan, Magento lebih tepat digunakan pada perusahaan dengan tim pengembangan sendiri dan memiliki karyawan yang cukup banyak.

Apa pun CMS pilihan Anda, Anda dapat mengintegrasikan pembayaran bisnis Anda dengan menggunakan payment gateway. Terdapat berbagai opsi payment gateway lokal, seperti Duitku, yang dapat Anda gunakan untuk melengkapi e-commerce bisnis agar mudah dijangkau pembeli. Selain itu, Duitku juga siap install plugins, baik itu untuk WooCommerce atau pun Magento.

Yuk, mulai awali suksesmu dengan satu transaksi bersama Duitku.

Siap untuk transaksi pertama?
Hubungi customer service kami setiap hari di jam 08.00 - 24.00 WIB atau daftar untuk mulai saat ini juga.