Kembangkan Bisnis dengan Rekrut Reseller

Support on Des 23, 2021 in Information

Untuk pemilik bisnis, terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan untuk perkembangan bisnis. Salah satunya adalah dengan merekrut reseller. Tidak hanya itu, dengan adanya reseller jangkauan pasar dapat tersebar lebih luas tanpa harus ada campur tangan dari pemilik bisnis. Dengan begitu, penjualan dan keuntungan pun berpotensi meningkat bahkan hingga berkali-kali lipat.

Meskipun hasilnya menggiurkan, tetapi mencari reseller yang potensial dan loyal itu tidak selalu mudah. Umumnya, produk atau bisnis yang sudah memiliki nilai dan citranya yang baik akan didatangi oleh calon reseller dengan sendirinya. Namun, bila bisnis yang Anda jalankan belum diketahui oleh banyak orang, maka perlu bagi Anda melakukan kegiatan pemasaran terlebih dahulu.

Pasarkan produk dan sebarkan informasi yang menjual dari produk Anda. Reseller yang mampu melihat peluang dan potensi pada bisnis Anda biasanya tidak akan segan bergabung. Jangan lupa untuk benar-benar menyeleksi siapa-siapa saja calon reseller dari bisnis Anda sebelum mereka bergabung. Nah, agar reseller memiliki dampak baik untuk perkembangan bisnis Anda, maka diperlukan sejumlah cara untuk memaksimalkannya. Berikut adalah cara mengembangkan bisnis dengan merekrut reseller.

Jalin Komunikasi yang Efektif

Komunikasi adalah senjata utama yang digunakan oleh setiap orang dalam kesehariannya. Termasuk diantaranya saat melakukan bisnis. Komunikasi dalam dunia bisnis memiliki pengaruh yang besar, baik itu saat berinteraksi dengan produsen, konsumen, dan distributor. Dalam hal ini, Anda selaku pemilik bisnis dapat menganalogikan reseller sebagai distributor dan juga tangan kanan Anda. Selain itu, reseller menjadi sosok yang berhadapan langsung dengan konsumen dan mengetahui keadaan pasar. Jadi, penting bagi Anda selaku pemilik bisnis untuk memperhatikan dan mendengar hal apa yang disampaikan oleh mereka terkait konsumen dan produk Anda.

Materi Rutin sebagai Penunjang

Pada beberapa kasus, reseller diketahui tidak melakukan penjualan. Alasan yang mendasarinya bukan karena dia tidak memasarkan atau malas. Namun, karena reseller itu merasa kebingungan untuk memulai menjualkan produk Anda tersebut.

Kondisi yang demikian bukan hal baru ataupun aneh. Sebab, pada dasarnya seller merupakan pemula yang hendak terjun ke dunia bisnis tetapi tidak memiliki produk sendiri sehingga memilih opsi menjadi reseller. Oleh karena itu, materi penunjang atau pembinaan menjadi hal yang penting agar reseller dapat berkembang dan mencetak angka penjualan.

Materi yang disampaikan itu bisa beragam, mulai dari pengenalan produk dan target konsumen sampai dengan teknik pemasaran yang dapat dilakukan. Anda bisa menyusun materi untuk pembinaan rutin secara mandiri maupun melalui channel-channel media sosial. Pada intinya, pastikan reseller bisnis Anda memiliki bekal sebelum terjun langsung ke lapangan.

Beri Penghargaan

Penghargaan atau reward adalah bentuk apresiasi dari Anda selaku pemilik bisnis. Selain itu, penghargaan juga dapat menjadi motivasi bagi reseller agar terus tumbuh dan berkembang, menjadi salah satu strategi pembinaan, dan memicu semangat untuk tingkatkan omzet penjualan.

Bentuk dari penghargaan ini sangat beragam dan bergantung pada Anda, bisa barang, uang tunai, tiket jalan-jalan, dan lain-lain. Selain itu, jangan lupa untuk tentukan durasi pemberian reward tersebut, misal per minggu, bulanan, atau bahkan tahunan.

Sediakan Waktu Konsultasi

Waktu konsultasi termasuk perwujudan dari komunikasi yang efektif. Di mana antara Anda sebagai pemilik bisnis dengan reseller dapat berdiskusi tentang berbagai hal terkait penjualan, seperti kelemahan dan kelebihan dari produk itu, cara untuk menutupi kekurangan produk dengan kelebihannya, atau Anda bisa sekadar mendengarkan keluh kesah reseller selama berjualan.

Tidak hanya untuk bisnis semata, waktu konsultasi ini juga berpotensi untuk menumbuhkan chemistry di antara Anda dan reseller. Jika kalian telah mengenal secara pribadi, biasanya reseller akan bersikap lebih loyal.
Reseller sering disalahartikan dengan sistem MLM (Multi Level Marketing). Untuk itu, mari kita bahas terlebih dahulu persoalan penjualan produk. MLM merupakan strategi untuk penjualan produk yang memungkinkan pemilik toko mendapatkan keuntungan dari penjualan dan juga dari tenaga penjual yang sebelumnya telah direkrut. Sistem kerja yang diterapkan dari MLM ini berbentuk piramida. Anda perlu menghimpun orang sebanyak-banyaknya dan dengan begitu peluang untuk mendapat keuntungan besar bisa lebih tinggi.

Model bisnis dengan MLM hampir serupa dengan fenomena reseller. Namun, keduanya memiliki sistem kerja yang berbeda. Produk atau bisnis yang sudah memiliki nilai dan citra baik akan didatangi oleh calon reseller dengan sendirinya. Reseller yang mampu melihat peluang dan potensi pada bisnis Anda biasanya tidak akan segan bergabung.

Itulah hal-hal yang dapat Anda lakukan dalam rangka mengembangkan bisnis dengan menghimpun banyak orang. Setelah reseller mampu menarik banyak konsumen, jangan lupa untuk mengedepankan kualitas sampai akhir. Gunakan payment gateway untuk mendukung proses transaksi pada bisnis online Anda.

Payment Gateway Duitku menyediakan layanan yang mengerti kebutuhan Anda dalam berbisnis. Proses transaksi dengan Payment Gateway Duitku dapat dilakukan secara otomatis selama 24/7, real time, dan opsi pembayaran yang beragam.

Integrasikan bisnis online dengan Payment Gateway Duitku dan berikan pelayanan terbaik untuk proses transaksi pelanggan Anda.

Siap untuk transaksi pertama?
Hubungi customer service kami setiap hari di jam 08.00 - 24.00 WIB atau daftar untuk mulai saat ini juga.