Payment Gateway dan Disbursement: Apa Perbedaannya?

Perkembangan teknologi telah mengubah kebiasaan berbelanja masyarakat Indonesia. Bila dulu masyarakat cenderung berbelanja di toko atau gerai fisik, maka sekarang mayoritas transaksi dilakukan secara online.

Perubahan pola berbelanja ini berdampak pula pada model bisnis. Menjamurnya bisnis online yang menghadirkan variasi produk dan layanan membuat kamu perlu bersaing untuk mencuri perhatian pelanggan dan mengembangkan bisnismu.

Salah satu cara yang dapat kamu terapkan untuk mempermudah transaksi bisnis adalah dengan menggunakan sistem pembayaran canggih seperti payment gateway dan disbursement. Lantas, apa itu payment gateway dan disbursement? Kira-kira apa saja perbedaannya ya? Yuk kita bahas satu per satu!

1. Apa Itu Payment Gateway?

Payment gateway merupakakan saluran yang telah terhubung dengan sistem terotorisasi sehingga memungkinkan pembeli melakukan pembayaran langsung dari toko online-mu. Menariknya lagi, payment gateway memungkinkan bisnismu menerima pembayaran dari berbagai metode, mulai dari kartu kredit, transfer bank, e-wallet, bahkan pembayaran dari gerai supermarket atau kantor pos terdekat.

Karena dijalankan secara otomatis, proses transaksi digital pun menjadi lebih mudah dan praktis. Kemudahan pembayaran melalui payment gateway ini juga berdampak pada tingginya minat berbelanja pada masyarakat. Bila kamu jeli melihat peluang, hal ini bisa kamu manfaatkan untuk mengembangkan bisnis dengan memberikan penawaran pada produkmu.

Kemudahan pembayaran yang ditawarkan oleh payment gateway, ditambah promo menarik merupakan paket lengkap yang mesti kamu terapkan pada bisnismu untuk menjaring calon pembeli baru!

Lalu Bagaimana Cara Payment Gateway Bekerja?

  1. Pembeli memilih metode pembayaran dan membayarkan produk langsung di website/ aplikasi online
  2. Permintaan pembayara diteruskan dan pembayaran diproses oleh payment gateway
  3. Payment gateway meneruskan informasi ke bank / Penyedia jasa pembayaran yang terkait
  4. Bank/Penyedia jasa pembayaran menerima permintaan dan mengirimkan balasan ke sistem Payment Gateway
  5. Payment gateway mengirimkan informasi balasan dalam bentuk status transaksi sukses/gagal
  6. Transaksi tercatat di sistem dan Merchant mendapatkan notifikasi status transaksi. Pembelian dapat diproses!

Dengan payment gateway, kamu bisa automatisasi penerimaan pembayaran di website atau aplikasi online kamu. Setelah pembayaran diterima, kamu akan menerima notifikasi sehingga pembelian dapat diproses dan produkmu dapat dikirimkan ke pembeli.

2. Apa Itu Disbursement?

Bagi kamu yang bergerak di industri keuangan, pasti sudah cukup sering mendengar istilah Disbursement. Namun, tahukah kamu apa yang dimaksud dengan Disbursement?

Dalam Bahasa Inggris, istilah Disbursement mengacu pada pembayaran atau pengeluaran. Sedangkan, bagi industri perbankan yang berkaitan dengan transaksi keuangan, istilah Disbursement ini bergantung pada konteks yang digunakan. Misalnya, Disbursement dapat diartikan sebagai cash payment atau pembayaran tunai saat transaksi berlangsung.

Disbursement Duitku merupakan solusi pembayaran ke berbagai rekening mitra bisnis di seluruh Indonesia. Menggunakan API, transaksi dapat dilakukan secara realtime sehingga akurat, cepat, tak perlu ribet input manual sehingga terhindar dari kesalahan pembayaran.

Bagaimana Cara kerja Disbursement?

Biasanya Disbursement kerap digunakan oleh merchant marketplace atau peer-to-peer untuk menyalurkan dana secara otomatis. Berikut cara kerja pengiriman uang dalam layanan disbursement, nih

 

  1. User melakukan permintaan penarikan atau pengiriman dana langsung di website/aplikasi
  2. Apabila website/aplikasi menerima permintaan user, permintaan transfer dana dari website/aplikasi diteruskan ke payment gateway.
  3. Payment gateway meneruskan informasi ke bank / Penyedia jasa pembayaran yang terkait untuk menentukan otorisasi pengiriman dana. Disini, payment gateway juga melakukan pemeriksaan kedua kali untuk. memastikan nama dan nomor rekening penerima sesuai, untuk menghindari salah transfer
  4. Jika otorisasi berhasil, Dana didistribusikan ke rekening yang dituju secara real-time

 

Lalu, Bagaimana Contoh Penggunaan Disbursement?

Biasanya disbursement kerap digunakan oleh merchant marketplace atau peer-to-peer untuk menyalurkan dana secara otomatis. Biasanya, layanan disbursement kerap dipakai untuk:1.

1. Proses Refund atau Pembayaran ke Pihak Ketiga

Misalnya, e-commerce ingin menyalurkan dana kepada seller. Dibanding transfer manual yang membutuhkan waktu lama, e-commerce akan memanfaatkan sistem yang secara otomatis mengirim saldo sesuai harga penjualan produk kepada penjual setelah transaksi selesai.

Menariknya lagi, disbursement ini juga bisa diaplikasikan untuk sistem refund di e-commerce. Bila pembeli ingin refund, penjual tinggal menyetujui permintaan pengembalian dana dan uang akan didistribusikan secara otomatis melalui fitur disbursement. Hal ini juga berlaku untuk aplikasi jual beli instrument keuangan lainnya ya!

2. Penarikan Dana dari Website/Aplikasi

Misalkan kamu butuh dana senilai 5 juta dan kamu memutuskan untuk melakukan pinjaman ke platform Peminjaman dana. Setelah persyaratan peminjaman terpenuhi, uang akan otomatis dicairkan ke rekening kamu lewat sistem yang telah terintegrasi API. Jadi, Pemilik platform pinjaman online tak perlu transfer manual deh! Bayangkan, jika admin harus verifikasi dan mengirimkan satu persatu secara manual, bisa-bisa danamu cair bulan depan. Dengan fitur layanan disbursement, proses jadi cepat dan mudah, bukan?

3. Payroll (Pembayaran Gaji)

Pembayaran gaji biasanya dilakukan melalui bank. Bahkan, beberapa perusahaan masih melakukan transfer gaji secara manual. Tentunya hal ini sangat membuang waktu dan menyulitkan bukan?

Sekarang, perusahaan bisa memanfaatkan fitur disbursement untuk mengelola pembayaran gaji karyawan. Tinggal atur nominal melalui sistem, gaji akan ditransfer secara otomatis kepada setiap rekening karyawan.

Disbursement dirancang agar integrasi sistem pembayaran dapat menyalurkan dana dalam jumlah banyak dan volume besar. Karena mengakomodasi kebutuhan pembayaran seluruh pelanggan, tentunya disbursement ini perlu diawasi sesuai ketentuan Bank Indonesia sehingga hanya berlaku untuk merchant berbentuk badan hukum atau  perusahaan.

Sekarang kamu sudah tahu dong perbedaan payment gateway dan disbursement. Sebagai penyedia solusi pembayaran dengan tarif terbaik, Duitku menawarkan dua layanan untuk membantu bisnis online di Indonesia, yakni payment gateway dan disbursement. Apabila kamu ingin menerima pembayaran dari metode manapun, kamu dapat menggunakan layanan payment gateway. Namun, apabila kamu ingin mengirimkan uang ke beberapa orang sekalius secara real-time kamu dapat menggunakan layanan disbursement. Gimana, sekarang sudah lebih mengerti apa itu disbursement dan payment gateway, kan?

Dengan layanan payment gateway dan disbursement yang tepat, pembayaran pada bisnis pun dapat berjalan secara automatis sehingga kamu dapat berfokus untuk melebarkan promosi bisnismu. Maka dari itu, yuk otomasi proses pembayaran dan awali suksesmu dengan satu transaksi bersama Duitku.

Siap untuk transaksi pertama?
Hubungi customer service kami setiap hari di jam 08.00 - 24.00 WIB atau daftar untuk mulai saat ini juga.